Bahaya Rokok Elektrik

 

Rokok elektronik atau yang dikenal juga sebagai Elecronic Nicotine Delivery System  yang biasa disingkat juga sebagai E-Cigarette adalah sebuah terobosan baru atau inovasi baru dari bentuk rokok yang tradisional menjadi rokok yang modern. Rokok ini terkenal akan sebutan rokok yang sehat juga ramah lingkungan. Selain itu rokok ini juga tergolong rokok yang bisa menghemat uang saku dan tidak menimbulkan bau ditambah lgi rokok ini bisa diisi ulang.

Walau begitu, rokok tetap rokok beserta segala sifat yang dibawanya. Dzat-dzat yang terkandung di dalam rokok elektrik:

1. Nikotin

bahaya rokok elektrik

Nikotin merupakan zat yang terdapat pada daun tembakau. Nikotin berfungsi  sebagai obat perangsang dan memberikan efek candu. Itulah sebabnya banyak perokok yang sulit berhenti merokok. Bahaya rokok elektrik dalam hal ini kadar nikotinnya termasuk tinggi dan bisa memicu peningkatan adrenalin, tekanan darah, dan denyut jantung, serta berpotensi menyebabkan overdosis nikotin.

2. Gliserin

Gliserin adalah cairan kental tidak berbau dan tidak berwarna. Zat ini sering digunakan pada perpaduan formulasi farmasi. Cairan manis yang dianggap tidak beracun ini sering pula dipakai oleh industri makanan. Gliserin berfungsi sebagai pengantar rasa dan nikotin dalam penggunaan rokok elektronik

3. Propilen glikol

Propilen glikol merupakan cairan senyawa organik yang tidak berbau dan tidak berwarna, namun memiliki rasa agak manis. FDA atau Lembaga Pengawas Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat telah menyatakan bahwa senyawa ini aman jika digunakan dalam kadar rendah.

4. Karbonil

Karbonil merupakan karsinogen potensial yang terdapat dalam uap rokok elektrik yang memicu tumbuhnya sel kanker dan leukimia, yang seharusnya cukup menjadi perhatian akan bahaya rokok elektrik.

5. Logam

bahaya rokok elektrik

Rokok elektrik berpotensi menyalurkan partikel logam ke dalam paru-paru. Kadar timbal dan kromium dalam uap rokok elektronik sama dengan pada rokok konvensional, namun kadar nikel-nya 100 kali lebih tinggi dibandingkan rokok konvensional.

6. Perasa

Perasa yang terkandung dalam rokok elektrik dapat menyebabkan kerusakan jaringan paru-paru. Dan berbagai kerusakan jaringan tubuh lainnya.

 Bahaya rokok elektrik

1. Polusi udara

bahaya rokok elektrik

Sekecil apapun asap atau uap yang keluar, tetap saja masuk ke dalam polusi udara. Walaupun tidak sebanyak asap yang keluar dari rokok tembakau konvensional biasa, namun uap yang dihasilkan oleh rokok elektrik juga bisa dikategorikan sebagai polusi udara. Terlebih lagi, uap yang dihasilkan oleh rokok elektrik ternyata memiliki kandungan formalin dan senyawa karsinogenik, dimana akan sangat membahayakan tubuh terutama juga pada perokok pasif di sekitar anda. Uap dari rokok elektrik pun dianggap mengganggu lingkungan sekitar, sama seperti rokok tembakau.

2. Ketagihan dan candu

Nikotin yang terkandung dalam rokok elektrik akan membuat tubuh merasakan sensasi yang sangat menyenangkan, yang membuat anda merasa ingin melakukannya lagi dan lagi. Disinilah bahaya rokok elektrik. Apabila sudah ketagihan dan rokok elektrik sudah menjadi candu, maka bahan berbahayanya yang terkandung dalam rokok elektrik akan mudah masuk ke dalam tubuh. Apabila ini sudah terjadi, apa bedanya rokok elektrik ini, dengan rokok tembakau biasa?

3. Memicu kerusakan otak

Salah satu efek buruk bahaya rokok elektrik yang digunakan secara sering dan berkepanjangan adalah memicu terjadinya kerusakan otak. Ternyata sama saja kan dengan rokok tembakau konvensional biasa? Di dalam rokok elektrik terdapat kandungan senyawa tetramethylpyrazine. Senyawa tetramethylpyrazine inilah, yang menjadi biang keladi dari kerusakan otak.

4. Peredaran Oksigen Sangat Terbatas

Ternyata, rokok elektrik juga memiliki kandungan karbon monoksida yang berbahaya bagi tubuh. Karbon monoksida ini akan membatasi jumlah oksigen yang harusnya diedarkan ke seluruh tubuh anda melalui pembuluh darah. Sudah terbayang kan apabila tubuh anda memiliki asupan oksigen yang terbatas? Banyak sekali efek negatif dan buruk yang ditimbulkan oleh terbatasnya peredaran suplai oksigen ke seluruh tubuh anda.

5. Merusak paru-paru

bahaya rokok elektrik

Proses pemanasan yang terjadi pada rokok elektrik akan menghasilkan uap-uap yang mirip seperti asap pada rokok tembakau. Uap ini akan memberikan sensasi merokok secara real bagi. Uap yang dikeluarkan memang tidak sebanyak asap rokok tembakau biasa dan dianggap tidak membahayakan. Namun jangan salah, uap ini juga memiliki kandungan senyawa yang ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, terutama paru-paru.Dikatakan bahwa uap yang dihasilkan oleh rokok elektrik memiliki kandungan bahaya formalin dan molekul-molekul yang bersifat karsinogenik yang dapat mengendap di dalam tubuh. Efek dari pengendapan kedua senyawa ini adalah dapat merusak paru-paru, apabila sering menggunakan rokok elektrik secara rutin.

6. Menyebabkan penyakit kanker

bahaya rokok elektrik

Apabila anda merasa bahwa rokok elektrik tidak akan menimbulkan kanker maka anda salah besar. Malahan rokok elektrik memiliki senyawa atau kandungan yang secara jelas dan gamblang dapat memicu terjadinya kanker. Senyawa yang bernama nitrosamine dapat memicu terjadinya penyakit kanker pada tubuh. Senyawa nitrosamine ini diperoleh melalui proses pemanasan nikotin cair yang dilarutkan oleh gliserin yang terdapat pada rokok elektrik. Apabila rokok elektrik menyala maka baterai akan memicu proses pemanasan senyawa nikotin cair tersebut dan ternyata akan menghasilkan senyawa nitrosamine

7. Bahan Refill Bersifat Karsinogenik

Selain nikotin cair dan nitrosamine memiliki potensi menjadi penyebab kanker. Rokok elektrik yang dapat diisi ulang atau refill ini memiliki kandungan senyawa berbahaya lainnya, terutama ketika proses isi ulang. Proses refill atau isi ulang dapat menggunakan tambahan cairan dan bahan lain, yang ternyata memiliki kandungan senyawa yang juga sama dengan rokok tembakau konvensional biasa, yaitu bersifak karsinogenik, alias berpotensi menimbulkan kanker pada tubuh anda.

8. Penyempitan arteri

Lagi-lagi nikotin menjadi biang keladi bahaya rokok elektrik. Dengan masuknya nikotin ke dalam tubuh anda, nikotin akan memberikan perasaan rileks dan ketagihan atau candu. Namun, lebih dari itu, nikotin dapat mempersempit arteri di seluruh tubuh anda. Arteri seluruh tubuh akan mengalami penyempitan, karena adanya kenaikan tekanan darah pada tubuh anda sebagai akibat dari masuknya nikotin.

9. Kemungkinan untuk meledak

Beberapa waktu lalu ada seorang pria yang dilarikan ke rumah sakit karena mulutnya terbakar. Ternyata, mulut pria tersebut terbakar setelah rokok elektrik yang ia hisap meledak. Ya, hal ini menjadi salah satu bahaya dari rokok elektrik. Sekecil apapun kapasitas baterai dan arus listrik yang dihasilkan, namun efek ledakan yang terjadi akan sangat membahayakan diri anda sendiri. Terlebih lagi ketika rokok elektrik ini meledak ketika anda hisap di mulut anda. Selain bahan berbahaya yang masuk ke dalam tubuh anda, bagian mulut anda pun akan mengalami cedera bakar karena meledaknya rokok elektronik tersebut.

Baca juga: bahaya merokok bagi kesehatan

Hingga kini status keamanan rokok elektrik terutama yang dampak jangka panjangnya masih diperbincangkan karena klaim dari produsen belum sepenuhnya terbukti. Beberapa penelitian menemukan bahwa rokok elektrik dapat memicu inflamasi dalam tubuh, infeksi paru-paru dan meningkatkan risiko astma, stroke serta penyakit jantung. Langkah terbaik yang dapat Anda lakukan adalah menghindari hal yang belum teruji kebenarannya. Alangkah baiknya jika kita bisa sepenuhnya tidak tergantung pada nikotin dan zat apa pun.

Comments

comments