Gabak Pada Bayi

Gabak pada bayi atau campak pada bayi sering terjadi di negeri kita. Anak-anak atau bayi merupakan rentang usia yang sering terkena campak dan dapat muncul sepanjang tahun. Bahkan ada waktu-waktu tertentu yang mana penularan penyakit ini berkembang pesat seakan-akan sebuah wabah. Gabak pada bayi disebabkan oleh sejenis virus yang mudah menular. Meskipun demikian, gabak pada bayi bukanlah penyakit serius dan berbahaya. Kita dapat merawat sendiri anak yang terkena campak di rumah. Hal yang penting, selalu waspada dan melakukan tindakan pencegahan terhadap bahaya komplikasi, karena penurunan daya tahan tubuh akibat penyakit tersebut.

Gejala gabak pada bayi

1. Mata merah.

2. Mata menjadi sensitif terhadap cahaya.

3. Gatal-gatal

4. Gejala menyerupai flu seperti batuk dan pilek, hidung beringus atau tersumbat.

5. Radang tenggorokan

6. Mengalami demam.

7. Muncul bercak putih keabu-abuan pada badan, mulut dan tenggorokan.

8. Sakit Kepala.

9. Mual disertai muntah.

10. Tak sedikit juga yang sampai mengalami diare.

Perawatan di rumah

1. Pada tahap pertama, anak merasa silau jika melihat cahaya yang terang. Oleh karena itu padamkan atau kecilkan lampu kamar tidurnya.

2. Kalau suhu tubuh anak meningkat sampai 40 derajat celsius selama lebih dari setengah jam, usahakanlah untuk mengompres dengan air hangat. Jika matanya terasa panas, kompreslah dengan air dingin.Sebaiknya jangan menyelimuti tubuh anak dengan selimut tebal.

3. Jika pada tahap ketiga ( tahap penyembuhan ) suhu badan anak tidak menurun, maka perlu waspada akan adanya komplikasi karena penurunan daya tahan tubuh anak. Komplikasi mudah timbul pada anak-anak yang sejak semula mempunyai daya tahan tubuh rendah. Misalnya anak-anak penderita kekurangan gizi. Keadaan makin memburuk jika anak menderita komplikasi. Komplikasi yang timbul biasanya berupa radang paru-paru dan radang otak. Jika keadaan seperti itu, perlu minta pertolongan dokter.

4. Ketika keadaan membaik, dan nafsu makannya pulih kembali, usahakan memberi makanan yang bergizi tinggi. Ada kemungkinan anak kekurangan gizi setelah menderita penyakit campak dan kehilangan nafsu makan.

5. Anak yang sedang sakit campak akan kehilangan nafsu makan dan minum. Usahakanlah anak agar minum cairan sesering mungkin.

6. Bersihkan tubuhnya dengan air hangat. Anak yang suhu badannya tinggi, sebaiknya tidak dimandikan dulu, cukup dibersihkan dengan lap dan air hangat.

7. Dapat diberikan bedak pada badan anak, untuk mengurangi rasa gatal.

8. Usahakanlah agar anak tinggal di rumah dan tidak bermain-main dengan teman-temannya, mengingat penyakit ini mudah sekali menular.

Cara pengobatan

1. Lidah Buaya

gabak pada bayi

assets.kompas.com

Lidah buaya dipercaya mampu mengobati penyakit campak. Dengan menerapkan lidah buaya pada ruam kulit yang terkena campak, kulit tersebut nantinya akan lebih tenang dari peradangan dan kemerahan. Selain itu, metode ini juga membuat proses penyembuhan berlangsung lebih cepat. Anda dapat menggunakan bagian pulp atau daging dari lidah buaya untuk membuat ramuan ini.

2. Jus Lemon

Baca: merawat kulit secara alami menggunakan jus lemon

gabak pada bayi

makananuntukdietsehat.com

Anda juga dapat menggunakan jus lemon untuk menyembuhkan campak. Cara penggunaannya cukup mudah, hanya perlu membuat lemon menjadi jus, setelah itu menerapkan perasan jus lemon tersebut ke area yang terkena campak. Dengan cara ini, kulit akan mengering serta rasa gatal berkurang. Selain itu, ramuan jus lemon juga dapat menenangkan kulit yang meruam.

3. Baking Soda

gabak pada bayi

cdn2.omidoo.com

Cara mengobati campak secara alami berikutnya adalah dengan menggunakan baking soda. Cara penggunaanya adalah dengan menerapkan campuran baking soda dengan air untuk dijadikan media mandi.

4. Oatmeal

gabak pada bayi

a.abcnews.go.com

Oatmeal juga dapat dijadikan cara yang efektif untuk mengurangi dan mengobati campak. Anda dapat mencampurkan air mandi dengan satu atau dua cangkir oatmeal. Oatmeal berguna untuk membantu menghilangkan rasa gatal akibat campak.

Pencegahan Campak                                                                             

Cara terbaik mencegah terkena campak adalah dengan menerima imunisasi sejak kecil. Terdapat dua pilihan untuk vaksinasi campak. Vaksin khusus campak saja diberikan pada umur 9 bulan, 2 tahun dan 6 tahun. Ini adalah jenis vaksin campak yang masuk dalam imunisasi wajib berdasarkan saran pemerintah. Sedangkan vaksinasi campak yang tergabung dalam vaksin MMR, diberikan pada umur 15 bulan dan sekali lagi di antara umur 5-6 tahun.Vaksinasi MMR adalah vaksin gabungan untuk campak, gondongan, dan campak Jerman.

Seorang bayi yang baru lahir akan memiliki antibodi terhadap campak jika sang ibu pernah menderita campak atau telah menerima vaksinasi campak sebelum hamil. Antibodi ini akan memberi perlindungan untuk beberapa bulan pertama. Maka vaksin khusus campak atau MMR diberikan saat bayi berusia di atas setengah tahun.

Kedua jenis vaksinasi gabak pada bayi tidak direkomendasikan untuk wanita dalam keadaan hamil yang belum terlindungi dari campak. Tapi bagi wanita yang ingin hamil dan belum pernah terkena campak, dia bisa diberi vaksinasi campak. Temui dokter untuk mendapatkan informasi lebih banyak tentang campak dan dampaknya pada wanita hamil.

Yang harus di ingat adalah bahwa sebaiknya penderita penyakit campak mendapatkan perawatan intensif sendiri agar orang lain tidak mengalami penularan dan merupakan salah satu cara mencegah munculnya komplikasi terjadi. Untuk kasus penyakit gabak pada bayi yang berat, pemberian Vitamin A sangat berguna sekali dalam menurunkan angka morbiditas dan mortalitas.

Copyright: Jasa SEO Malang

Comments

comments