Simpul Tali Pusat Saat Kehamilan

Simpul tali pusat saat kehamilan (lilitan tali pusat) 

Tali pusat atau umbilical cord adalah saluran kehidupan bagi janin selama dalam kandungan. Dikatakan saluran kehidupan karena saluran inilah yang selama kehamilan menyuplai zat-zat gizi dan oksigen ke janin. Tetapi begitu bayi lahir, saluran ini sudah tak diperlukan lagi sehingga harus dipotong dan diikat atau dijepit.

Fungsi tali pusat:

  1. Media transportasi antibodi dari ibu ke janin
  2. Media transportasi nutrisi dan oksigen dari plasenta ke tubuh janin
  3. Media transportasi untuk pengeluaran sisa metabolisme janin ke tubuh ibu

simpul tali pusat saat kehamilan

Pada beberapa kasus,  terjadi tali pusat yang tersimpul atau terlilit (knotting) yang bisa menjadi salah satu penyebab fatal bayi meninggal saat proses persalinan. Simpul bisa terjadi akibat polah pergerakan janin didalam kandungan. Simpul bisa makin ketat dengan gerak janin atau kontraksi yang muncul.

Simpul tali pusat saat kehamilan ini dapat terjadi jika :

1 . Wanita yang merokok

2 .Wanita yang menggunakan narkoba

3 .Wanita yang memiliki kelebihan ketuban / hidramnion

4 .Ukuran bayi yang terlalu kecil

5 .Ukuran bayi yang terlalu besar

6 .Tali pusat yang panjang

7 .Bayi dengan jenis kelamin laki-laki

8 .Bayi kembar

Simpul Tali Pusat Saat Kehamilan

9 .Wanita yang pernah melahirkan sebelumnya

10. Wanita yang menderita diabetes

Gejala simpul tali pusat saat kehamilan

Tanda paling umum dari simpul tali pusat penurunan aktivitas janin setelah minggu 37. Jika simpul terjadi selama persalinan, monitor janin akan mendeteksi detak jantung yang abnormal.

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari kejadian simpul tali pusat. Sebuah zat yang dihasilkan oleh tali pusat yang disebut jelly wharton menyediakan bantalan di sekitar pembuluh darah penting dari tali pusat dan melindungi bayi dalam kandungan, bahkan jika tali pusatnya akan melilit. Ini mengartikan bahwa kemungkinan sangat kecil akan terjadinya simpul tali pusat yang ketat . Selama simpul tetap longgar, tidak akan menyebabkan sesuatu yang buruk pada bayi Anda. Tetapi jika simpul menjadi ketat, itu bisa mengganggu sirkulasi darah dari plasenta ke bayi dan menyebabkan kekurangan oksigen. Komplikasi seperti itu kemungkinan besar terjadi, namun kasus ini sangat jarang terjadi.

Penting untuk dicatat bahwa bayi yang menderita stres sementara selama persalinan sebagai akibat dari simpul tali pusat biasanya sembuh segera setelah lahir. Sebuah simpul yang terjadi pada saat akan menjalani persalinan bukanlah alasan otomatis untuk merencanakan kelahiran caesar.

Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mencegah tali pusat melilit. Saat nanti dalam kehamilan Anda, dengan melakukan penghitungan tendangan teratur dan konsultasi rutin dengan dokter, Anda akan bisa memantau dengan baik adanya perubahan dalam aktivitas janin. Jika simpul dalam keadaan kencang sebelum proses persalinan, dokter akan dapat mendeteksi penurunan detak jantung bayi Anda, untuk kemudian akan membuat keputusan yang tepat untuk memastikan tindakan aman bagi bayi.

Comments

comments